Tuesday, August 23, 2005

LAGU DAN TARI

Semalam kulihat sebuah tari
Dada montok berlenggok
Nafsu jalng dan mata penuh berahi
Dengan muzik nada liar memuncak tinggi

Mata penonton berkisar melebar
Paha putih dalam nafsu menjalar

Segala terbuka dan segala mendamba
Dan berahi mematuk-matuk pada diri, meminta

Itulah lagu dengan tari pada malam panjang
Senantiasa berulang pada zaman gila perang
Sedang esok segala hati dan tulisan memuji
Inilah seni, hasil gemilang ‘seniman’ sejati

Usman Awang
1954
Post a Comment